Buku ini menganalisis perkembangan dan dinamika gerakan Islam di Filipina, dengan fokus khusus pada konteks historis, sosial, dan politiknya. Ditulis oleh Cesar Adib Majul, karya ini mengkaji munculnya komunitas Muslim di Filipina Selatan, evolusi kesadaran politik Islam, serta interaksi antara Islam, nasionalisme, dan otoritas negara. Buku ini membahas organisasi-organisasi kunci, tren ideolog…
Buku Titik Nol mengkaji kembali gagasan Zelfbestuur atau kehendak berpemerintahan sendiri yang muncul pada tahun 1916 dari kalangan pribumi Muslim di Hindia Timur. Melalui kajian sejarah, arsip, dan analisis pemikiran politik pribumi, para penulis menyoroti dinamika perjuangan otonomi, kesadaran kebangsaan, serta respon berbagai organisasi Islam terhadap kolonialisme Belanda pada awal abad ke-2…
Buku ini ditulis oleh seorang ilmuwan politik muda ini menyimpulkan, bahwa hanya Islam saja yang bisa menawarkan alternatif bagi adanya reformasi total sebagaimana Nabi Muhammad SAW pada abad ke 6.
Pembangunan politik yang menjamin dinamika yang stabil atau stabilitas yang dinamis untuk keseluruhan bangsa banyak tergan- tung dari kemampuannya untuk mewujudkan harmoni antara lem- baga eksekutif dan lembaga legislatif.
Buku ini membahas tentang prinsip-prinsip pemerintah sebagaimana dimuat dalam Piagam Madinah dan kesesuaiannya dengan sumber ajaran utama Islam yaitu Al-Qur'an. Dengan menggunakan metode historis, analisis isi dan komparatif penulis menarik simpul-mati bahwa baik Al-Qur'an maupun piagam Madinah sama sekali tidak menetapkan sistem politik dan bentuk pemerintahan. Tapi jauh lebih penting dari itu…
Buku ini berisi mengenai konflik antar pemikiran dalam Muhammadiyah yang berkembang setelah ormas tersebut terlibat dalam masyumi. Pemikiran-pemikiran ini ia kategorikan menjadi tiga, yaitu revivalisme, modernisme, dan sekularisme. Lebih dari sekadar menjabarkan masing-masing pemikiran, ia juga mengulas keterkaitan pemikiran tersebut dengan kiprah politik Muhammadiyah saat itu.
Buku ini dapat dijadikan referensi untuk mengenal secara singkat tentang NU, bahkan untuk merekonstruksi persepsi terhadap NU, yang selama ini diliputi kabut-kabut politik. Ternyata, NU tidak bergerak linier dalam rel organisasi massa atau politik saja, melainkan berdenyut seiring dengan nafas kehidupan sosial, khususnya dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia.
Diakui atau tidak, Sarikat Islam merupakan organisasi politik pertama di Indonesia yang bersifat kerakyatan Organisasi ini menjadi pelopor kebangkitan politik bangsa yang bernafaskan Is- lam. Berdirinya Sarikat Islam berangkat dari adanya kesadaran bersama tokoh-tokoh bangsa yang telah terpelajar. Mereka dapat membaca situasi zaman dan mereka tidak rela melihat bangsanya diperlakukan seperti ku…
Buku ini berisi tentang pemikiran dari Sukarno tentang Islam dan unsur-unsur pembaharuan yang dilakukannya.
Banyak kalangan yang memprediksikan bahwa sisa kepresidenan (1993-1998) dan masa kepresidenan (1998-2023) kehidupan politik di indonesia menghadapi masa kritis.