Buku ini membahas tentang persetujuan Linggajati yang ditanda tangani pada tanggal 25 Maret 1947. Buku ini juga terdapat epilog tentang persetujuan Linggajati dengan harapan buku ini dapat disimak secara luas baik arti dan maknanya dari peristiwa persetujuan Linggajati oleh masyarakat.
Buku ini berisi petikan, tanggapan & komentar terhadap buku "Officiele Bescheiden Betreffende de Nederlands-Indonesische Betrekkingen: 1945-1950"-20 Jilid terbitan Den Haag—Sesuai Pendirian Indonesia
Jilid III dari penelitian ini melanjutkan penyelidikan mendalam tentang hubungan antara Indonesia dan Belanda selama periode krusial 1945-1950. Dalam jilid ini, penelitian memfokuskan pada perkembangan lanjutan dalam diplomasi, perang bersenjata, dan perubahan politik yang terjadi antara kedua negara. Salah satu sorotan utama dalam Jilid III adalah dampak perundingan di Konferensi Meja Bundar (…
Hubungan antara Indonesia dan Belanda memiliki sejarah panjang yang kompleks, yang dipenuhi dengan tantangan, perjuangan, dan emosi beragam. Abstrak ini akan menggambarkan esensi dari hubungan Indonesia Belanda yang kompleks, mencakup perasaan benci dan rindu yang selalu menyertai sepanjang perjalanan hubungan kedua negara tersebut. Hubungan Indonesia Belanda adalah cerminan dari sejarah panjan…
Opening up our economy, making globalization fair and investing in people is not enough. Recent years have shown that globalization requires a stronger civilizational dialogue. This is an area where Indonesia, with its extraordinary ability to deal with pluralism, has a major contribution to make. To avoid clashes of ignorance and intolerance, we need a vibrant and peaceful dialogue of civiliza…
Menyajikan berbagai kisah dari para diplomat RI, Beragam tema diangkat dan dikemas semenarik mungkin, dimulai dari meniti karir hingga tak tik bertahan hidup di Negara konflik, semua ditulis sesuai dengan gaya masing-masing.
Buku yang berjudul Demokrasi Kita, Bebas Aktif dan Ekonomi Masa Depan ini ( yang pada edisi khusus peringatan Satu Abad Bung Hatta , 12 Agustus 2002 di beri judul beberapa pokok pikiran) merupakan kesatuan dari tujuh karya beliau ditambah satu dokumen yang kita kenal sebagai sebagai panitia pemikir siasat ekonomi,1947.
Bung Karno memimpikan bangsanya bersemangat elang perkasa, ia mencita-citakan rakyatnya menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, berjiwa api yang menyala-nyala. Sang Putera Fajar seolah-olah juga tidak pernah mengenal lelah untuk membangunkan, menyadarkan kembali, menggembleng manusia lndonesia agar bangun, tegak berdiri, tegap melangkah mewujudkan Indonesia jaya, yang salah sa…
"Indonesia di Tengah Pusaran Globalisasi" adalah karya yang mengulas tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia dalam era globalisasi. Buku ini membahas bagaimana fenomena globalisasi, yang mencakup perdagangan bebas, teknologi informasi, migrasi internasional, dan interkoneksi ekonomi global, telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Karya ini merinci bagaimana globalisasi te…
Buku ini dapat menjadi inspirasi bagi diplomat muda perempuan untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dalam tugas diplomatik yang amat mulia