Buku ini berisi mengenai konflik antar pemikiran dalam Muhammadiyah yang berkembang setelah ormas tersebut terlibat dalam masyumi. Pemikiran-pemikiran ini ia kategorikan menjadi tiga, yaitu revivalisme, modernisme, dan sekularisme. Lebih dari sekadar menjabarkan masing-masing pemikiran, ia juga mengulas keterkaitan pemikiran tersebut dengan kiprah politik Muhammadiyah saat itu.
Buku ini dapat dijadikan referensi untuk mengenal secara singkat tentang NU, bahkan untuk merekonstruksi persepsi terhadap NU, yang selama ini diliputi kabut-kabut politik. Ternyata, NU tidak bergerak linier dalam rel organisasi massa atau politik saja, melainkan berdenyut seiring dengan nafas kehidupan sosial, khususnya dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia.
Saya secara terus-menerus didorong oleh adanya kualitas analisis dan tulisan dari kalangan intelektual muda Islam di Indo- nesia. Buku karya Zainal Abidin Amir ini membuktikan masa depan pemikiran Islam di Indonesia sangat diwarnai dengan optimisme. Saya merasa mendapat kehormatan untuk mem- berikan beberapa pemikiran yang dituangkan dalam pengantar buku ini.
Buku ini menelaah pembuatan kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara Islam dari masa Carter sampai Clinton, dengan fokus pada pemikiran para elit kebijakan luar negeri AS terhadap negara-negara dan gerakan-gerakan Islam. Pertama, buku ini mengurutkan debat-debat kebijakan tentang Islamism di Amerika Serikat dalam masa yang panjang, dan menyajikan uraian komprehensif ten…
Diakui atau tidak, Sarikat Islam merupakan organisasi politik pertama di Indonesia yang bersifat kerakyatan Organisasi ini menjadi pelopor kebangkitan politik bangsa yang bernafaskan Is- lam. Berdirinya Sarikat Islam berangkat dari adanya kesadaran bersama tokoh-tokoh bangsa yang telah terpelajar. Mereka dapat membaca situasi zaman dan mereka tidak rela melihat bangsanya diperlakukan seperti ku…
Buku ini membahas hubungan politik antara Islam dan negara di Indonesia. Penulisannya diilhami terutama oleh fenomena yang mengejutkan bahwa sejak berakhirnya kolonialisme Barat pada pertengahan abad ke-20, negara-negara Muslim seperti Turki, Mesir, Sudan, Maroko, Pakistan, Malaysia dan Aljazair, mengalami kesulitan dalam upaya mereka mengembangkan sintesis yang memungkinkan (viable) antara pra…
Sejarah pergulatan antara Islam dan Kaum Kiri sudah berlangsung lama sejak awal abad XX hingga masa represi Kaum Kiri di Orde Baru. Di awal era reformasi, pertentangan antara islam dan kaum kiri muncul kembali dan menimbulkan reaksi yang cukup keras dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia.
Islam in Southeast Asia: Negotiating Modernity is a compilation of eight articles that offers new insights on the dynamic developments which have taken place within Muslim society in Malaysia, Indonesia and Singapore. The authors of the chapters - academics and researchers with proven prowess in their respective fields - present articles that offer in-depth explanations of the developments in t…
Agama dan kekerasan politik menjadi perhatian Gus Dur karena sering menimbulkan tafsiran yang bermacam-macam. Menurut Gus Dur, kekerasan politik merupakan akibat dari perilaku kaum fundamentalis agama yang berakar pada fanatisme yang sempit. Hal ini tergambar pada tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama yang sering terjadi. Kekerasan politik bukan merupakan akibat dari perilaku keagamaan …
Political Islam" examines how Islamists, using both violent and peaceful means, are reshaping the region's authoritarian secular political order and redefining Islam's role in the public arena; "Cultural Islam" looks at Egyptian efforts to resist a ubiquitous Western culture by asserting an Islamic identity; "Thinking Islam" reveals how intellectuals are reexamining their theological heritage w…