Buku ini merupakan kajian mendalam mengenai bagaimana kekuasaan otoriter Orde Baru dibangun dan direproduksi melalui praktik bahasa dan pidato-pidato politik Presiden Soeharto. Eriyanto menelusuri perubahan strategi komunikasi politik dari gerakan penindasan menuju hegemoni yang lebih halus melalui retorika, simbol, dan narasi negara. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, buku ini mengungka…
Effective candidacy strategy and qualification of candidates are two most important factors determining the success of nomination of Indonesian nationals in election or selection/appointment of leadership positions in IOs. It is therefore crucial to prepare qualified candidates and develop effective strategy for candidacies in IOs. This paper presents policy options and recommendations on ho…
Buku ini mengkaji politik luar negeri Indonesia, termasuk kebijakan dan implementasinya, untuk melindungi kepentingan nasional dalam isu pekerja migran. Telaah terhadap persoalan ini menjadi sangat penting dan strategis mengingat masalah pekerja migran, melibatkan Indonesia sebagai negara pengirim, dalam hubungannya dengan negara transit dan negara penerima. Bahkan, masalah pekerja migran ini, …
Dalam rangka menganalisa perkembangan politik internasional dan dampaknya bagi politik luar negeri Indonesia, yang menjadi fokus utama buku ini, pembahasan diawali dengan melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada pasca Perang Dingin dan bagaimana hal itu mempengaruhi konstelasi politik internasional.
The book publication aims at documenting major efforts already conducted by the central government, regional governments, donors/non-governmental organizations, the private business sector, universities, and most importantly by the victims themselves, in dealing with the earthquake, from the emergency response period until the present.
Buku ini membahas mengenai bagaimana terorisme saat ini telah menjadi masalah global. Untuk menghadapinya diperlukan sebuah sikap kebersamaan yang bersifat global pula. Terorisme yang saat ini sedang "ramai" menyerang Indonesia, bisa jadi suatu saat akan menjadi "hantu dan momok" bagi negara lain.