Desing peluru itu terdengar di tengah riuh rendahnya aksi mahasiswa. Satu persatu dari mereka gugur, menyumbangkan darah segar bagi bumi pertiwi. Bagi mereka, tidak ada jalan untuk menyelamatkan negeri ini selain tegak berdiri, tak peduli barikade panser menghadang, atau moncong senjata yang terkokang. Puluhan tahun mereka berteriak, menyuarakan hati nurani rakyat. Buku ini mengabadikan suara i…