Ever since its first publication in 1992, The End of History and the Last Man has provoked controversy and debate. Francis Fukuyama's prescient analysis of religious fundamentalism, politics, scientific progress, ethical codes, and war is as essential for a world fighting fundamentalist terrorists as it was for the end of the Cold War. Now updated with a new afterword, The End of History and th…
Francis Fukuyama, seorang akademisi, komentator politik, dan penasihat pemerintah Amerika Serikat, benar-benar telah menggemparkan dunia politik internasional ketika awal tahun 1990-an mendeklarasikan telah berakhirnya sejarah. Dengan tegas dia menyatakan bahwa runtuhnya Soviet dan ambruknya tembok Berlin adalah dua diantara sekian banyak pertanda signifikan telah terjadinya perubahan dramatis …
Francis Fukuyama’s criticism of the Iraq war put him at odds with neoconservative friends both within and outside the Bush administration. Here he explains how, in its decision to invade Iraq, the Bush administration failed in its stewardship of American foreign policy. First, the administration wrongly made preventive war the central tenet of its foreign policy. In addition, it badly misjudg…
Pembangunan dan penguatan negara adalah suatu tugas yang amat besar dan berat. Pembentukan lembaga- lembaga publik yang tepat, seperti angkatan kepolisian yang jujur, pengadilan yang tidak korup, sekolah dan pelayanan kesehatan yang berfungsi dengan baik dan pelayanan sipil yang kuat, merupakan suatu tugas yang amat sulit. Membantu negeri-negeri tersebut dengan sumber daya, manusia dan teknolog…
Buku ini menantang ortodoksi kiri dan kanan. Penulis membahas serangkaian kebudayaan negara untuk mengungkap prinsip-prinsip yang melandasi kemakmuran sosial dan kemajuan ekonomi yang dicapai. Dalam sebuah era, ketika faktor modal sosial sudah sepenting modal fiskal maka hanya masyarakat yang memiliki tingkat kepercayaan sosial tinggi yang akan mampu menciptakan organisasi-organisasi bisnis fle…
Dalam buku ini, Fukuyama mengembangkan konsep model sosial dengan memasukkan berbagai pemikiran dari ilmu-ilmu sosial mutakhir, seperti teori-teori tentang pilihan rasional dan aksi kooperatif. Dengan cara ini pembahasannya, walaupun berfokus pada sebuah tema klasik, yaitu perubahan sosial, tidak terasa basi dan membosankan. Malah sebaliknya, tema lama ini menjadi hidup dan menarik, justru kare…
The distant origins of the present volume lie in an article entitled "The End of History?" which I wrote for the journal The national Interest in the summer of 1989. This was not to say that today's stable democracies, like the United States, France, or Switzerland, were not without injustice or seriuos social problems.