Prinsip-prinsip Pancasila bersifat begitu umum dan begitu luas. Dampak dari sifat umum dan luas tersebut membuat Pancasila menjadi kabur, hingga menimbulkan problem penafsiran. Sifat Pancasila yang begitu umum dan luas serta kabur ini, sesungguhnya merupakan kekuatan; karena dengan sifat-sifat tersebut, Pancasila dapat merangkul seluruh kelompok masyarakat.
Beberapa pengamatan mengenai operasionalisasi Demokrasi Pancasila di muat dalam tulisan-tulisan mengenai politik, sistem pemilu dan DPR. Uraian-uraian ini dapat memperjelas banyak fenomena masa kini yang agak unik sifatnya.
Buku ini berisi kritik, penyadaran, dan pencerahan politik di Indonesia. Buku ini mengandung kata kunci: Bangsa Indonesia menjadi terpuruk serta kehilangan harga diri dan jati diri (dimata dunia dan dimaa dirinya sendiri) disebabkan elite politik bangsanya (tidak menyadari) tersesat dalam menapaki jalan perpolitikan Indonesia sebagai akibat dari ketidakmampuannya memahami Pancasila dan UUD 45 p…
Pembangunan politik yang menjamin dinamika yang stabil atau stabilitas yang dinamis untuk keseluruhan bangsa banyak tergan- tung dari kemampuannya untuk mewujudkan harmoni antara lem- baga eksekutif dan lembaga legislatif.
Buku yang dikarang oleh Dr. H.M. Ridhwan Indra,S.H., C.N. ini mengandung fakta-fakta sejarah yang penting untuk diketahui oleh setiap warga negara yang menamakan dirinya sebagai Pancasilais sejati yang ingin mengkaji masalah: apakah Bung Karno itu adalah satu-satunya penggali Pancasila atau tidak. Buku ini berusaha menetralisir pendapat Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, yang keliru: kongkretnya pe…
Buku ini ditulis dalam rangka memperingati usia setengah abad Negara Pancasila pada tanggal 17 Agustus 1995. Selain itu, buku ini juga merupakan tinjauan mendasar, suatu kritik, terhadap pemahaman negara Pancasila yang tercantum dalam UUD 1945 dan usaha penjabarannya dalam kehidupan kenegaraan melaluli sistem demokrasi yang sudah didambakan sebagai demokrasi Pancasila.
Istilah "demokrasi" selalu penting sejak dahulu. Setelah Perang Dunia II, negara-negara liberal seperti Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Eropa maupun negara-negara sosialis di Eropa Timur sama-sama menggu- nakan demokrasi sebagai tema rujukan pengorganisasian masyarakat dan negara mereka. Di Indonesia pun, rezim yang ada pada suatu masa disebut demokrasi, mulai dari "demokrasi liberal" t…
Buku relatif tebal ini tidak hanya menurut dari awal dirumuskannya Pancasila hingga perjalanannya melalui demokrasi terpimpinnya Bung Karno, Orde baru-nya Pak Harto, sampai dengan zaman "reformasi sekarang ini, tetapi juga mencoba meyakinkan akan pentingnya bahkan semakin pentingnya pancasila dewasa ini. Penulis berusaha keras mengembangkan pengertian Pancasila tidak hanya sebagai ideologi dan …
Seminar yang melahirkan buku ini, merupakan tahap pertama dalam membicarakan Pancasila sebagai Ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dipandang perlu didahulukan dalam rangka mencari titik temu yang dapat dipakai untuk mendukung penyamaan atau penyerasian orientasi, persepsi dan penghayatan terhadap Pancasila sebagai Ideologi dalam berbagai bidang k…
Buku ini tersusun dari rangkaian Seminar Peta Jalan Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan, dalam rangka memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional. Seminar ini terdiri dari empat seri, yang masing- masing mencoba menguraikan sila-sila dalam Pancasila dikaitkan dengan kontekstualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.