Buku The Bandung Connection: Konperensi Asia–Afrika di Bandung Tahun 1955 merupakan karya Dr. H. Roeslan Abdulgani, yang pada tahun 1955 berperan sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Asia–Afrika. Buku ini mengurai latar belakang sejarah KAA, proses perumusan agenda konferensi, dinamika politik internasional pada masa Perang Dingin, serta kontribusi Indonesia dalam membangun solidaritas da…
Buku Di Balik Layar: Warna-Warni Konferensi Asia Afrika di Mata Pelakunya menyajikan dokumentasi, kisah, dan pengalaman langsung para pelaku yang terlibat dalam penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika. Ditulis oleh Sulhan Syafii dan Ully Rangkuti, buku ini menghadirkan sudut pandang personal mengenai dinamika persiapan dan pelaksanaan kegiatan yang menjadi simbol solidaritas Asia–Afrika terseb…
Buku Perayaan Emas 50 Tahun: Indonesia dan Konferensi Asia–Afrika disusun untuk memperingati 50 tahun Konferensi Asia–Afrika (1955–2005). Karya ini memuat catatan perhelatan peringatan KAA, berbagai kegiatan diplomasi yang dilakukan Indonesia, serta ulasan mengenai prospek kerja sama Asia–Afrika di masa depan. Di bawah penyuntingan P.L.E. Priatna, buku ini menyajikan rangkaian dokumenta…
Buku The Color Curtain merupakan reportase mendalam karya Richard Wright mengenai Konferensi Asia–Afrika 1955 di Bandung. Sebagai seorang penulis dan jurnalis internasional, Wright menyoroti suasana politik global pada masa pascakolonial, pertemuan bersejarah negara-negara Asia dan Afrika, serta dinamika sosial budaya yang ia saksikan langsung di Bandung. Melalui gaya naratif yang kuat, Wrigh…
Buku “Membangun Ingatan Bandung: Kota Konferensi Asia Afrika” disusun oleh Museum Konferensi Asia Afrika sebagai upaya mendokumentasikan peran Kota Bandung dalam penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika 1955. Buku ini menyajikan narasi sejarah, foto arsip, dokumentasi bangunan bersejarah, serta aktivitas diplomasi yang menjadikan Bandung sebagai pusat solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika…
Buku ini menggambarkan perjalanan sejarah dan dinamika politik internasional dari Konferensi Asia–Afrika di Bandung hingga terbentuknya Gerakan Non-Blok yang mencapai puncaknya pada Konferensi Havana. Melalui figur-figur penting dunia seperti Nehru, Tito, Soekarno, Bandaranaike, dan Nasser, buku ini menelusuri gagasan anti-kolonialisme, solidaritas negara-negara berkembang, dan upaya mencipta…
It seems like you might be referring to the Asia-Africa Conference, also known as the Bandung Conference. This historic event took place in Bandung, Indonesia, from April 18 to April 24, 1955. The conference was a significant gathering of leaders from Asian and African countries who sought to promote cooperation and solidarity among newly independent nations in Asia and Africa. The conference w…
Buku ini berisi tentang persiapan dan pelaksanaan konperensi A-A di Bandung 25 tahun yang lalu. Risalah risalah konfidensial dari sidang-sidang tertutup konferensi.