Melalui uraian historis dan analitis, buku ini menggambarkan posisi ambigu masyarakat Tionghoa yang sering ditempatkan di antara dua dunia: di satu sisi dianggap bagian dari bangsa Indonesia, namun di sisi lain dipandang sebagai kelompok “asing” yang berbeda dari masyarakat pribumi. Penulis menyoroti beragam kebijakan pemerintah yang berdampak pada kehidupan sosial mereka, termasuk kebijaka…