Buku Sejarah Diplomasi Republik Indonesia dari Masa ke Masa: Buku II Periode 1950–1960 menyajikan kajian mendalam mengenai perkembangan diplomasi Indonesia setelah pengakuan kedaulatan. Pada dekade 1950-an, Indonesia mulai membangun hubungan diplomatik yang lebih luas, berperan aktif dalam forum internasional, serta menjadi salah satu pemrakarsa Konferensi Asia-Afrika dan Gerakan Non-Blok. Bu…
Buku ini membahas sejarah diplomasi Republik Indonesia dari masa ke masa dengan fokus pada periode 1966–1995. Uraian dalam buku ini menampilkan perkembangan politik luar negeri Indonesia, dinamika hubungan internasional, serta peran diplomasi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan global pada masa tersebut. Disusun secara kronologis, buku ini menyoroti kebijakan, strategi,…
Buku ini menyajikan catatan sejarah yang komprehensif mengenai perkembangan diplomasi Indonesia selama periode 1966–1995. Disusun oleh Komite Penulisan Sejarah Diplomasi Indonesia, buku ini mendokumentasikan strategi kebijakan luar negeri utama, keterlibatan internasional, dan evolusi kelembagaan Kementerian Luar Negeri Indonesia. Meliputi transisi politik penting serta interaksi regional mau…
Buku Sejarah Diplomasi Republik Indonesia dari Masa ke Masa: Buku I Kurun Waktu 1945–1950 menyajikan uraian komprehensif mengenai perjalanan diplomasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Disusun oleh Panitia Penulisan Sejarah Diplomasi Republik Indonesia, buku ini menggambarkan upaya pemerintah Indonesia dalam memperjuangkan pengakuan internasional serta mempertahankan kedaulatan negara mel…
Buku Sejarah, Cita-cita dan Pengaruhnya Konperensi Asia–Afrika Bandung merupakan transkripsi ceramah Dr. H. Roeslan Abdulgani, tokoh utama penyelenggaraan KAA 1955. Disampaikan pada 26 Oktober 1974 di Gedung Kebangkitan Nasional Jakarta, ceramah ini menguraikan latar belakang lahirnya Konferensi Asia–Afrika, tujuan dan cita-cita para pendirinya, serta pengaruh KAA bagi perkembangan solidari…
Buku Arti Konperensi Bandung 25 Tahun karya B.M. Diah membahas makna dan relevansi Konferensi Asia–Afrika (KAA) setelah seperempat abad pelaksanaannya. Sebagai tokoh yang terlibat langsung dalam dinamika politik Indonesia dan perkembangan hubungan internasional Asia–Afrika, B.M. Diah menguraikan bagaimana nilai-nilai Bandung tetap berperan penting dalam perjuangan bangsa-bangsa berkembang m…
Buku Indonesia–Namibia: Membangun Kemitraan, Sinergi, dan Solidaritas menyajikan tinjauan komprehensif mengenai hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Republik Namibia. Disusun oleh tim KBRI Windhoek dan diterbitkan oleh IPB Press pada tahun 2022, buku ini menggambarkan dinamika diplomasi kedua negara dalam membangun kerja sama di berbagai sektor seperti pendidikan, pertanian, ekono…
Buku Terobosan Sukarno dalam Perundingan Linggarjati karya Dr. dr. Rushdy Hoesein mengkaji secara mendalam peran strategis Sukarno dalam proses diplomasi menuju kesepakatan Linggarjati pada 1946. Melalui analisis historis dan penggunaan sumber arsip penting, buku ini menggambarkan bagaimana Sukarno melakukan berbagai langkah diplomatik untuk mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia dalam si…
Buku ini membahas dinamika diplomasi Indonesia dalam konteks hubungan internasional modern. Ditulis oleh Agus Haryanto dan Isman Pasha, karya ini menguraikan realitas diplomasi Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta prospek pengembangannya di masa mendatang. Dengan pendekatan analitis, buku ini meninjau berbagai isu global, strategi politik luar negeri, serta peran Indonesia dalam percaturan…
Buku Suka Duka Berunding dengan Belanda merupakan catatan ceramah Mohamad Roem pada tanggal 31 Mei 1975 di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta. Dalam buku ini, Roem memaparkan pengalaman pribadinya sebagai negosiator Indonesia dalam berbagai perundingan dengan pemerintah Belanda pada masa Revolusi Kemerdekaan. Melalui gaya bertutur yang jujur dan reflektif, ia menggambarkan dinamika politik, t…