Foreign aid is a global endeavour with a huge turnover. But it is a troubled industry with few successes to its name, yet expected to respond to new and very complex problems. Can it do so? Supposed to be benign and selfless, it often harms more than it helps, and benefits givers more than receivers. Can it stop doing so? Can we create a system of genuine help -- democratic in its execution, ef…
In Beyond Sovereignty: The Challenge of Global Policy, Professor Marvin S. Soroos explores the more cooperative dimensions of world politics. He does this by adopting concepts from the field of policy studies, which previously have been applied almost exclusively to the efforts of national or local governments to address problems that confront them. In applying a policy perspective, he calls at…
Pada tahun-tahun yang terakhir ini ramai dibicarakan masalah permainan perimbangan kekuatan pada umumnya dan permainan perimbangan kekuatan di Asia-Pasifik pada khususnya karena dianggap bahwa sistem permainan perimbangan kekuatan sedang menggantikan sistem dwipola dalam satu-dunia-fisik kita ini. Sebagai contoh dapat disebut disini karangan-karangan "The New Balance of Power in Asia and the Pa…
Buku Politik Antarbangsa dari Hans J. Morgenthau ini merupakan buku klasik bagi mereka yang pernah dan akan mempelajari politik. Buku ini mempunyai spektrum yang amat luas dan kaya, baik dari sudut sejarah, diplomasi dan contoh-contoh yang masih relevan serta mutakhir. Boleh dikatakan banyak pemimpin yang tidak luput dari membaca buku ini.
Buku Politik Antarbangsa dari Hans J. Morgenthau ini merupakan buku klasik bagi mereka yang pernah dan akan mempelajari politik. Buku ini mempunyai spektrum yang amat luas dan kaya, baik dari sudut sejarah, diplomasi dan contoh-contoh yang masih relevan serta mutakhir. Boleh dikatakan banyak pemimpin yang tidak luput dari membaca buku ini.
Buku Politik Antarbangsa dari Hans J. Morgenthau ini merupakan buku klasik bagi mereka yang pernah dan akan mempelajari politik. Buku ini mempunyai spektrum yang amat luas dan kaya, baik dari sudut sejarah, diplomasi dan contoh-contoh yang masih relevan serta mutakhir. Boleh dikatakan banyak pemimpin yang tidak luput dari membaca buku ini.
Buku ini mengkaji keadaan dan prospek hubungan internasional Utara-Selatan. Dalam analisisnya penulis sampai pada kesimpulan bahwa hubungan yang ada pada dasarya bersifat eksploitatif, di mana Selatan merupakan pihak yang terus diperas. Institusi-institusi dunia, seperti Bank Dunia dan IMF, yang semula dimaksudkan untuk membantu Selatan ternyata berubah menjadi sarana eksploitasi, sehingga yang…
This book comes out of papers and comments presented during the international conference on The Future of the Non-Aligned Movement held by CSIS 16-17 June 1992, and it reflects the interests and aspirations of the participants. The conference was attended by participants from Non-Aligned countries - India, Indonesia, Yugoslavia, Pakistan, Ghana, Cyprus, Malaysia, Vietnam and Egypt.
Buku ini diharapkan berguna bagi masyarakat luas dan pemikmat masalah-masalah internasional, khususnya para peminat hubungan luar negeri Indonesia
Papers presented at the 5th Asian Security Conference organized by Institute for Defence Studies and Analyses; New Delhi, India