"Negeri Pelangi: Catatan Perjalanan Duta Reggae Indonesia ke Etiopia" adalah narasi yang memikat tentang perjalanan yang menggabungkan budaya, musik, dan diplomasi budaya. Karya ini merinci pengalaman dan pencapaian para duta reggae Indonesia yang pergi ke Etiopia, negeri asal budaya reggae, untuk memperkenalkan budaya musik reggae Indonesia. Perjalanan ini menghadirkan para duta reggae Indones…
Through this book, Farida wants to present the other side of Papua, as told by nineteen inspiring stories of individuals who strived to make changes for the betterment of Papua and its environment.
Dr. H. Subandrio, tetap survive! Karena tekanan internasional, vonis hukuman matinya diubah menjadi seumur hidup, kemudian ia mendapatkan grasi setelah menjalani hukuman penjara 30 tahun lebih. Dalam usia 86 tahun, ia menjadi narasumber yang sangat berharga tentang berbagai kejadian yang dia alami sendiri selaku Menteri Luar Negeri maupun sebagai Wakil Perdana Menteri I semasa periode pemerinta…
Buku ini berisi: 1. Kenangan Masa Lalu dan yang Masih Dilestarikan 2. Sosok Diaspora yang Berkarya 3. Peringatan 120 TAhun di Seberang Lautan Pasifik 4. Hubungan Indonesia New Caledonia
Buku ini menyajikan cerita yang unik dan menarik tentang bagaimana perjalanan hidup seorang Sabriana dengan tujuan menimba ilmu di Serbia namun tetap bisa menjelajahi berbagai tempat di Serbia dan bahkan di luar Serbia. Penulis juga menggambarkan bagaimana berbagai pengalaman yang didapatinya selama perjalanan telah mengubah pola pikir hidupnya.
Peristiwa Permesta merupakan suatu bagian dari catatan sejarah indonesia yang menarik untuk disimak. maraknya pemberontakan bersenjata yang diprakarsai para perwira militer yang berasal dari daerah Sulawesi Utara kala itu, cukup mempengaruhi situasi politik pemerintah pada dekade tahun 1957-1961. Perang saudara tersebut mengakibaykan hancurnya struktur politik/pemerintahan dan lumpuhnya sistem …
As his parents finished packing the few personal belongings they were permitted to take out of Germany, the bespectacled 15-year-old stood in the corner of the apartment memorizing the details of the scene. He was a bookish and reflective child, with that odd mixture of ego and insecurity that can come from growing up smart yet persecuted.
President Joko Widodo has put the protection of citizens as one of his Nawa Cita agenda. This translated by Foreign Minister Retno Marsudi that Indonesia’s foreign policy must be down-to-earth and must not keep a distance from the people’s interests. All the staff of the Embassy must improve the protection of Indonesian citizens, including migrant workers. Indonesian fishing crews overse…
President Joko Widodo through his earlier “Nawa Cita” vision has put the welfare of Indonesian Communities Overseas as one of hi s priorities. Besides the State’s presence abroad, he wishes for the enhancement of the Indonesian Diaspora’s role in national development. Last year, Foreign Minister Retno Marsudi highlighted that since the beginning of the pandemic in early 2020, the Indone…