Independent Journalist: that is the belief of Leonardus Benyamin Moerdani, a soldier who never for a moment denied his national responsibility as a true patriot. Benny Moerdani, as he is usually called, is indeed a professional soldier, in his attitude and actions giving the affirmation that devotion to his nation and country never has an end.
Jurnalis Independen: itulah keyakinan Leonardus Benyamin Moerdani, seorang prajurit yang tidak pernah sekejap pun mengingkari tanggung jawab kebangsaannya sebagai patriot sejati. Benny Moerdani, begitu ia biasa dipanggil, memang sosok tentara yang profesional, dalam sikap dan tindakannya memberi penegasan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negaranya tidak pernah ada batas akhirnya.
Contents: 1. Becoming commander of the Mulawarman military area command 2. An unforgetable message from Bung Karno 3. Introspection on the path of life 4. My discover of the beginnings of corruption 5. Bad news about the abortive communist coup etc.
Letnan Jenderal TNI H.Himawan Soetanto bukan sosok yang asing bagi penerbit. Ada dua buku hasil karya tulisannya yang diterbitkan oleh Kata Hasta Pustaka; yaitu Madiun, Dari Republik ke Republik (2006) dan Long March Siliwangi (2007). Buku ini bukan ditulis oleh yang bersangkutan, tetapi justru merupakan buku mengenai sosok dan kiprah Himawan Soetanto dalam perjalanan karirnya sejak perjuangan …
Daftar isi: - Memori: 1. Jawa Tengah menolak pusat 2. Memadamkan pemberontakan 3. Strategi perang wilayah dan masa peralihan 4. Bagaimana mengetahui G30S adalah PKI dan lain lain.
Buku ini merupakan catatan rinci anggota Satgas Mekanik TNI mengenai keterlibatannya selama satu tahun sebagai pasukan perdamaian di kawasan yang sangat rawan konflik tersebut. Tidak hanya catatan tertulis, namun dilengkapi pula oleh foto-foto eksklusif langsung di medan penugasan. Membaca buku ini, sidang pembaca akan merasakan denyut ketegangan, repotnya pasukan menengahi dua bangsa yang sali…
Buku ini berisi: 1. Prinsip Umum Perang Gerilya 2. Kesatuan Gerilya 3. Organisasi Front Gerilya
Buku ini memberi pelajaran bahwa militer tidak akan campur tangan dalam panggung politik jika rezim sipil yang berkuasa mempunyai legitimasi kuat dan pertikaian antar kelompok kepentingn dari pihak sipil tidak menggangu kestabilan politik dan jalannya pemerintah.
Militer kembali ke barak adalah sebuah metode analisis politik terhadap fenomena mundurnya militer dari dunia politik. Di Banyak negara berkembang, sebanyak 36 persen (dari keseluruhan) terjadi melalui pemilihan umum yang terencana di bawah pengawasan rezim militer yang sedang berkuasa. Bab 1: Konsekuensi-konsekuensi dari Pemerintahan Militer Bab 2: Berbagai Dimensi Militer Kembali ke Bar…
Dalam masyarakat bernegara monistik ekstrim atau yang sering disebut sebagai totaliter, negara menyingkirkan setiap otonomi penting yang ada dalam masyarakat politik maupun masyarakat sipil. Dalam sebuah rezim otoriter yang kuat, masyarakat politik sering kali terserap oleh kelompok-2 dominan ke dalam negara, tetapi masyarakat sipil secara karakteristik paling tidak memiliki sebagian ruang ling…