Buku Arti Konperensi Bandung 25 Tahun karya B.M. Diah membahas makna dan relevansi Konferensi Asia–Afrika (KAA) setelah seperempat abad pelaksanaannya. Sebagai tokoh yang terlibat langsung dalam dinamika politik Indonesia dan perkembangan hubungan internasional Asia–Afrika, B.M. Diah menguraikan bagaimana nilai-nilai Bandung tetap berperan penting dalam perjuangan bangsa-bangsa berkembang m…
This publication presents an official account of the Bogor Conference of 1954, a crucial preparatory meeting leading to the Asian-African Conference in Bandung in 1955. Issued by the Ministry of Information of the Republic of Indonesia, the book outlines the discussions, objectives, and political atmosphere surrounding the Bogor Meeting. It highlights the emerging solidarity among Asian and Afr…
Buku Perjalanan 60 Tahun Lambang Negara merupakan bunga rampai tulisan, reportase, dan dokumentasi yang disusun dalam rangka pameran serta seminar mengenai Lambang Negara Republik Indonesia, Garuda Pancasila. Diterbitkan oleh Sahabat Museum Konperensi Asia–Afrika bekerja sama dengan Museum Konperensi Asia–Afrika pada tahun 2014, buku ini menelusuri proses perancangan lambang negara, tokoh-t…
Tonggak-tonggak di Perjalananku adalah autobiografi Ali Sastroamidjojo, salah satu tokoh politik penting Indonesia dan mantan Perdana Menteri pada era demokrasi parlementer. Buku ini menelusuri perjalanan hidupnya sejak masa muda, aktivitas politik, perannya dalam diplomasi internasional, hingga keterlibatannya dalam pemerintahan Indonesia di masa awal kemerdekaan. Dengan gaya penceritaan refle…
This book presents a collection of papers from the First Indonesia–Canada Conference, held in Sanur, Bali, in February 1985. It explores the evolving roles of middle powers in the Pacific region, focusing particularly on Indonesia–Canada relations and their strategic outlook towards the year 2000. The discussions address political cooperation, economic engagement, regional security, and the…
The study analyses the reasons for Indonesia's membership in the regional organization, and che extent to which ASEAN has fulfilled Indonesia's expectations. It looks into the main areas of ASEAN cooperation that gain the most support from Indonesia as well as those that receive scant attention from Jakarta.
This book presents the autobiographical account of Ali Sastroamidjojo, one of Indonesia’s most influential political leaders and a key architect of the 1955 Asian-African Conference. Covering the years 1953 to 1957, the memoir highlights his experiences as Prime Minister of Indonesia, his political struggles, diplomatic missions, and his role in shaping Indonesia’s foreign policy during a f…
Buku ini membahas fenomena kebangkitan bangsa-bangsa kulit berwarna – diantaranya meliputi benua Asia Afrika – yang dapat mematahkan supremasi bangsa kulit putih. Buku dicetak ulang oleh Museum Konperensi Asia Afrika dengan penyesuaian ejaan dari ejaan lama (Soewandi) menjadi EYD (Ejaan yang Disemprunakan) sehingga generasi muda saat ini dapat lebih mudah membaca dan memahaminya. .Dari buku…
Buku Gedung Pancasila diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri Republik Indonesia pada tahun 1980 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-35 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta ulang tahun ke-35 Departemen Luar Negeri. Buku ini memuat sejarah, fungsi, dan nilai historis Gedung Pancasila sebagai salah satu bangunan penting dalam perjalanan diplomasi dan pemerintahan Indonesia. D…
Buku Peringatan 100 Tahun Prof. Mr. Sunario: Semangat Kebangsaan dan Politik Luar Negeri Indonesia disusun untuk mengenang seratus tahun kelahiran Prof. Mr. Sunario, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dan tokoh perintis kemerdekaan. Buku ini memuat beragam tulisan mengenai kontribusi Sunario dalam membentuk arah diplomasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan, pandangan-pandangannya tentang …