Buku ini membahas tentang Asia Tenggara dari perspektif arkeologi. Pemahaman dan wawasan yang luas tentang akar peradaban Nusantara dan menghubungkannya dengan kebudayaan Austronesia serta konsep Devaraja di Asia Tenggara dalam masa Hindu-Buddha yang menjadi pemahaman awal tentang peradaban Asia Tenggara. Negara-negara di Asia Tenggara, seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, Indones…
ASEAN-China economic relations is an area of considerable significance. Indeed, if anything, this significance has been increasing in recent years. Yet this relationship remains poorly understood, particulary in terms of the overall issues involved and their implications for individual countries and the region as a whole.
Serial buku ini merupakan bagian dari program penelitian sembilan negara berjudul "Agama, kebijakan publik, dan transformasi sosial di Asia Tenggara". Ketiga seri buku ini mengenai agama dan keterkaitannya dengan negara dan masyarakat di Asia Tenggara yang meneliti berbagai hal mengenai politik, kebijakan publik serta perubahan sosial dalam hubungannya dengan bentuk-bentuk kontemporer dari aga…
Economic regionalization and economic regionalism have become an important item in the national, regional and international agenda of almost alla countries in the Asia Pacific region. Economic regionalism has many forms, as it may be driven by different kinds of forces. The ASEAN countries are engaged in a growing number of regional economic cooperation arrangements.
Sejalan dengan kepergian Uni Soviet dari Vietnam tahun 1991 dan Amerika Serikat dari Filipina tahun 1992, muncul harapan pada beberapa negara ASEAN bahwa negara-negara Asia Tenggara akan dapat mengatur kawasannya sendiri. Jalan ke arah Terwujudnya Konsep Zona Damai, Bebas, dan Netral (ZOPFAN. Zone of Peace, Freedom, and Neutrality) di Asia Tenggara yang dicetuskan di Kuala Lumpur, Malaysia, tah…
East Asia Summit (EAS) merupakan satu forum regionalisme terbuka yang baru muncul di kawasan Asia Timur. Terdapat 16 negara peserta EAS yaitu 10 negara ASEAN, Australia, China, India, Jepang, Republik Korea, dan Selandia Baru. EAS bersifat terbuka, inklusif, transparan dan outward-looking dengan format retreat berupa diskusi strategis mengenai berbagai tema aktual di kawasan.
Di Bawah Bayang-bayang Ratu Intan karya Anna Lowenhaupt Tsing ini menyajikan suatu perubahan mendasar yang menarik sekali tentang bagaimana seharusnya kajian antropologi dilakukan. Buku ini berbicara tentang marinalitas, dan membidik langsung pada persoalan-persoalan hangat dewasa ini, persoalan feminisme, pasca-modernisme, dan kajian kebudayaan. Karya ini membawa praktek-praktek konvensional d…