Buku ini berisi mengenai 33 profil budayawan Indonesia, buku ini memperkenalkan kepada khalayak ramai khususnya generasi muda, para tokoh budayawan, figur mereka, pemikiran dan falsafah hidup mereka.
Biografi Andi Pangerang Petta Rani, 1903-1975, tokoh kerajaan dan pemimpin revolusi masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan melawan penjajah Belanda.
Cerita dimulai sekembalinya Meutya dari Aceh, meliput bencana Tsunami. Ia bersama rekannya Budiyono langsung ditugaskan meliput suasana pemilu pertama Irak setelah jatuhnya kekuasaan Saddam Hussein. Negeri Irak yang kala itu benar-benar menyedihkan, menjadi medan yang sangat berat untuk Meutya dan Budiyono dalam menjalankan tugas mereka. Bagdad yang hancur, berantakan, dan mencekam. Jalan-jalan…
Daftar isi: 1. Catatan dan renungan tentang Daoed Joesoef 2. Renungan dan kajian tentang pendidikan 3. Renungan dan kajian tentang masyarakat 4. Renungan dan kajian tentang keadilan dan hukum dan lain-lain.
Aung San Suu Kyi, human-rights activist and leader of Burma's National League for Democracy, was detained in 1989 by SLORC, the ruling military junta. . This collection of writings reflects Aung San Suu Kyi's greatest hopes and fears for her people and her concern about the need for international cooperation, and gives poignant and humorous reminiscences as well as independent assessments of he…
PROF. DR. ACHMAD MOCHTAR (1891-1945) adalah ilmuwan kedokteran Indonesia paling terkemuka pada masanya, menulis 54 karya ilmiah yang sebagian besar diterbitkan dalam jurnal kedokteran paling bereputasi di Hindia Belanda. Dalam hal ini ia hanya bisa dibandingkan dengan sejawat segenerasinya, Prof. Dr. R. Sardjito, Rektor Universitas Gadjah Mada yang pertama yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan…
Tulisan ini dari sahabat-sahabat Muridan dalam duka dan kehilangan. Buku ini diharapkan tidak hanya tidak hanya untuk merangkum romantisme dan kenangan akan sosok Muridan yang pergi begitu cepat menuju dunia abadianya yang damai, namun juga dapat terus menumbuhkan harapan untuk dialog dan damai di Tanah Papua. Dari Muridan juga dapat mengambil teladan seorang yang intelektual juga punya tanggun…
Buku ini terinspirasi oleh suasana pro-kontra lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan RI. Ada sebagian warga NU yang secara fanatik membela Gus Dur dan tidak rela Gus Dur dilengserkan dari kursi Presiden RI karena Gus Dur adalah presiden yang sah dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sampai tahun 2004. Sementara anggota MPR yang melengserkan Gus Dur beralasan bahwa kinerja Gus Du…
Biografi ini mengajak mengingat Kartini, tapi bukan dari sudut pandang domestik rumah seperti dia adalah gadis pingitan lalu dinikahkan secara paksa lalu melahirkan lalu mati. Coba singkirkan kenangan itu dan alihkan pikiran pada bagaimana cara Kartini melawan itu semua, melawan kesepian karena pingitan, melawan arus kekuasaan besar penjajahan dari dinding tebal kotak penjara Kabupaten yang men…
In October 1999, Abdurrahman Wahid was elected as the fourth President of Indonesia. Less than two years later he was impeached in a humiliating controversy. His leadership style continued to attract criticism and ultimately led to him being misunderstood by both domestic and foreign political figures. Greg Barton's biography explores the unique character of Gus Dur, as Abdurrahman Wahid was kn…