Around the globe, populists have used the decline of established political parties and widespread societal fears of globalization to launch increasingly successful electoral campaigns. Indonesia is no exception. In the 2014 presidential elections, two populists even competed against each other--albeit with vastly different concepts of populism. Prabowo Subianto, the wealthy former son-in-law of…
Buku 'Tsunami Bangsa Ini' merupakan diatribe-kecaman dan konfrontasi habis-habisan, terhadap kezaliman Kabinet SBY yang memberikan rakyat jelata hanyut dalam tsunami kesengsaraan yang dahsyat. Selama razim otoriternya Soeharto menciptakan tsunami secara sadar dan sengaja. Sekalipun kemudian Soeharto dijatuhkan, tsunaminya tidak ikut hilang, tetapi berkembangan terus tanpa menemui halangan apa-a…
Fenomena kemunculan golongan putih atau Golput di Indonesia sejak tahun 1971 dan perkembangannya hingga kini jelas merupakan suatu dimensi sejarah politik kita yang menarik untuk diamati dan dianalisis.
Maulwi Saelan digembleng dan didewasakan oleh revolusi fisik sejak 1945. Pengalaman pertamanya bertempur, memimpin teman-temannya pemuda pelajar Makassar gempur Hotel Impress uang dijadikan markas besar Nica, hanya dengan menggunakan senjata tradisional. Berangsur-angsur mereka berhasil merebut senjata dari serdadu Belanda
Buku ini tidak hendak menunjukkan bagaimana media-massa menjadi medium yang tidak netral, atau bagaimana ia dikooptasi oleh oknum-oknum oilgarki tertentu sebagaimana yang sudah jenuh kita dengar sehari-hari. Buku ini justru mencoba menyibak misteri mediasi-massal demokrasi ini, yaitu di spesifisitas bentuk dan isi dari demokrasi yang dimediasi-massal tersebut.
Naiknya Habibie menjadi Wakil Presiden pada Maret 1998, tidak bisa lepas dari andil Prabowo. Pada 1988, dia bersama Kivlan Zen telah terlibat dalam gerakan menolak Jenderal L.B. Moerdani untuk maju sebagai Wakil Presiden, dan mendukung kelompok Habibie. Tapi, tidak lama setelah menggantikan kursi Soeharto, Habibie merasa cemas akan adanya kudeta yang dilakukan oleh Prabowo.
Following the signing of the Gulustan and Turkmanchay treaties in 1813 and 1828, respectively, a very rapid mass resettlement occurred of Armenians into Azerbaijani lands, resulting in the artificial territorial division of the region.
Dalam proses pembangunan demokrasi yang jadi tekad pemerintah sekarang, yang juga merupakan panggilan hati setiap orang yang mencintai Indonesia, kita tidak boleh mundur dari yang sudah dicapai selama ini. Tetapi juga kita harus menyadari bahwa ini adalah perjuangan yang akan lama. Bahkan mungkin tidak akan pernah berhenti, sebab tidak akan pernah ada negeri dan masyarakat yang sempurna. Sepert…
Dalam buku ini, Pak Mayjen. (Purn) Samsudin secara jeli dan cerdas membedah leadership para pimpinan PKI yang menjadi salah satu penyebab kegagalan gerakan pemberontakan tersebut. Analisisnya mengatakan bahwa kegagalan pemberontakan itu bermuara dari kepemimpinan top leader PKI, DN Ardit, yang dianggapnya tidak mampu dan salah mengambil putusan pada saat-saat kritis pelaksanaan kudeta, dengan k…
Keresahan masyarakat Indonesia dalam menghadapi kondisi sosial, ekonomi dan politik yang carut marut di era transisi politik ini sepertinya menuju kisi-kisi yang buram. Adalah tak keliru apabila dalam menyikapi persoalan ini, demokrasi acap menjadi taruhan. Tudingan pun muncul bahwa demokratisasi sudah kebablasan dan reformasi kehilangan roh. Kepemimpinan lemah dari sisi kualitas leadership, po…