Perpustakaan Diplomasi diresmikan oleh Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi pada 29 April 2019. Perpustakaan Diplomasi merupakan hasil proses sentralisasi perpustakaan di lingkungan Kementerian Luar Negeri, yang berasal dari penggabungan 7 (tujuh) perpustakaan termasuk Perpustakaan Ali Alatas. Sekitar 32.000 judul koleksi terkumpul dari ketujuh perpustakaan di berbagai Satuan Kerja di lingkungan Kemlu. Koleksi tersebut terdiri dari buku bacaan dari berbagai subjek terkait pelaksanaan diplomasi dan hubungan luar negeri serta terbitan (publikasi) Kemlu.
Diharapkan Perpustakaan Diplomasi dapat menyediakan berbagai sumber referensi mengenai berbagai bidang studi terkait pelaksanaan diplomasi serta menjadi organization memory Kementerian Luar Negeri.