Text
Cendekiawan dan politik
Dalam rahun 1966 mulai banyak para cendekiawan Indonesia yang menulis dan berbicara tentang masalah-masalah intelektual. Ini dapar dimengerti, karena, selama lebih-kurang delapan zahun sejak almarhum Presiden Sukarno mengumpulkan gagasannya yang disebur Konsepsi Presiden, yang disusul dengan Iahirnya Manifesto Politik dan, inheren dengan itu. indoktrinasi pulirik yang hampir sama sekali menurup kemungkinan kemungkinan bagi gagasan-gagasan krearif.
| PMKAA01094 | 323 MAC c | Museum KAA (Indonesia) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain