• Lokasi
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Indonesia Bahasa Inggris

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri

  • Beranda
  • Koleksi
  • Berita
  • Profil
  • FAQ

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peranan Ide-ide dalam Gerakan Kemerdekaan Indonesia

Text

Peranan Ide-ide dalam Gerakan Kemerdekaan Indonesia

Ahmad Subardjo Djoyoadisuryo - Nama Orang;

Ide-ide memainkan peranan yang sangat penting dalam Gerakan Kemerdekaan Indonesia. Sejak awal abad ke-20, sejumlah pemikir, aktivis, dan pemimpin nasionalis Indonesia mengembangkan berbagai ide yang menjadi landasan utama perjuangan untuk mencapai kemerdekaan dari penjajahan kolonial Belanda. Artikel ini akan membahas peranan ide-ide dalam Gerakan Kemerdekaan Indonesia dan bagaimana ide-ide tersebut membentuk perjalanan sejarah perjuangan tersebut. Pertama, ide-ide nasionalisme menjadi kekuatan penggerak di balik pergerakan kemerdekaan. Pemikir-pemikir seperti Sukarno dan Mohammad Hatta mempromosikan gagasan kebangsaan Indonesia yang merujuk pada kesadaran akan identitas nasional yang bersatu, mengatasi perbedaan suku, agama, dan budaya. Selain itu, ide-ide politik seperti demokrasi, hak asasi manusia, dan konstitusi juga memainkan peranan penting. Ide-ide tentang keadilan sosial dan perlindungan hak asasi manusia juga menjadi landasan bagi penyelenggaraan negara Indonesia yang merdeka. Ide-ide ekonomi juga turut berperan dalam perjuangan kemerdekaan. Selama perjalanan Gerakan Kemerdekaan Indonesia, ide-ide ini juga mengalami evolusi dan perdebatan. Tantangan-tantangan seperti pemilihan bentuk pemerintahan, masalah keagamaan, dan konflik regional memicu perdebatan dalam gerakan tersebut. Namun, ide-ide ini tetap menjadi panduan penting bagi pemimpin dan aktivis kemerdekaan dalam mencapai tujuan mereka. Kesimpulannya, ide-ide memainkan peranan sentral dalam Gerakan Kemerdekaan Indonesia. Mereka membentuk identitas nasional, nilai-nilai politik, dan landasan ekonomi negara yang merdeka. Dalam menghadapi berbagai rintangan, ide-ide ini tetap menjadi pendorong utama perjuangan dan menjadi bagian integral dari sejarah kemerdekaan Indonesia yang kemudian terwujud pada tahun 1945.


Ketersediaan
KEMLU 0553-1979959.8 Djo pPerpustakaan Diplomasi (Mofa-Personal Work)Tersedia
KEMLU 1172-1980959.8 Djo pPerpustakaan Diplomasi (Mofa-Personal Work)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.8 Djo p
Penerbit
Jakarta : PT. Inti Idayu Press., 1977
Deskripsi Fisik
40 halaman ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
959.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan kedua
Subjek
Gerakan--Kemerdekaan--Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ahmad Subardjo Djoyoadisuryo
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri
  • Layanan
  • Buku Tamu
  • Tautan Terkait

Tentang Kami

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri melayani kebutuhan informasi para pegawai Kemlu khususnya peserta diklat, dan juga memberikan beberapa layanan kepada masyarakat umum.
 

Perpustakaan berperan sebagai pusat penyimpanan
dan pelestarian dokumen terkait penyelenggaraan
hubungan luar negeri Indonesia dan diplomasi Indonesia.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik