Text
Mau menang sendiri: Israel sang teroris yang pragmatis?
Ketika anda membaca buku ini, Israel mungkin sedang melakukan pembunuhan terhadap bocah-bocah maupun perempuan-perempuan tak berdosa di bumi Palestina. Mereka menghancurkan rumah-rumah bangsa Palestina, di kota dan di desa. Bandara, yang menjadi satu-satunya jalur perhubungan udara Palestina, juga tak henti-hentinya dirusak Israel.
Sebagai negara Yahudi (The Jewish State) yang merupakan buah dari perjuangan ideologi Zionisme, logikanya Israel memegang teguh klaim-klaim keagamaan dalam penentuan kebijakan politiknya. Namun, yang sering kita saksikan, justeru fenomena yang bertolak belakang antara klaim-klaim teologis dan historis negara Yahudi dengan kebijakan politiknya yang seakan semau gue.
Apakah Zionisme Moderen yang dikembangkan Herzl dan tokoh-tokoh Yahudi itu sebuah ideologi keagamaan Yahudi atau bukan? Benarkah ia ideologi sekular yang mengeksploitasi nilai-nilai keagamaan untuk tujuan pragmatis? Faktor apa sajakah yang berpengaruh terhadap corak atau formulasi kebijakan politik negara Yahudi? Bagaimana pula Israel bisa sedemikian berpengaruh, sehingga setiap pelanggaran yang dilakukannya, AS dan PBB diam saja?
Buku ini akan menjawab semua tanda-tanya di atas.
| 2024-4237 | 956.94 Hus m | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain