Text
Masalah-masalah perbatasan Indonesia-Papua New Guinea
Kondisi wilayah di sepanjang perbatasan Indonesia-Papua New Guinea yang tidak terkontrol akan rawan diintervensi negara lain yang memiliki kepentingan sebagai upaya untuk menekan Indonesia di fora internasional. Perkembangannya akan semakin riskan, kalau wilayah di sepanjang perbatasan itu terus diabaikan dalam era reformasi politik yang penuh kebebasan berbicara dan memilih, setelah pemerintahan otoriter di bawah kendali militer dan masalah Timor Timor dalam agenda Republik Indonesia berakhir. Dengan kondisi keterbelakangan, ia rawan terhadap letupan politik dan ancaman serta gangguan keamanan, khususnya yang berasal dari luar negeri, karena sulit terjangkau pengawasan aparat keamanan Indonesia
Untuk itulah, penelitian mengenai perkembangan kondisi belakangan ini di sepanjang perbatasan Indonesia-Papua New Guinea menjadi penting dilakukan, agar dapat diketahui masalah apa saja yang dihadapi di sana yang dapat menjadi ancaman serta gangguan keamanan terhadap integritas wilayah itu dengan pusat. Di sisi lain, melalui penelitian terhadap wilayah di sepanjang perbatasan di sana dapat diketahui masalah- masalah apa yang dihadapi baik oleh pemerintah Indonesia maupun Papua New Guinea yang dapat mengganggu hubungan bilateral, terutama perjanjian dan kerja sama perbatasan dan keamanan yang sudah ada, sehingga perlu dipikirkan sebuah kebijakan baru untuk memperbaikinya. Harus disadari, kondisi wilayah perbatasan Indonesia yang paling timur dan sangat jauh jaraknya dari Jakarta itu, jika tidak teramati perkembangannya secara seksama, akan menjadi kerikil berikutnya bagi keutuhan negara nasional pasca-lepasnya Timor Timur melalui referendum yang diawasi PBB.
| 2024-2046 | 341.4 Nai m | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain