• Lokasi
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Indonesia Bahasa Inggris

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri

  • Beranda
  • Koleksi
  • Berita
  • Profil
  • FAQ

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Buletin ilmiah litbang perdagangan: Vol. II, No. 01 Th. 2008

Text

Buletin ilmiah litbang perdagangan: Vol. II, No. 01 Th. 2008

Badan Penelitian dan Pengembangan Perdagangan, Departemen Perdagangan - Badan Organisasi;

Pangsa pasar ritel tradisional tendensinya makin menurun, bersamaan dengan makin meningkatnya jumlah dan kapitalisasi bisnis ritel modern. Penguasaan pasar sebesar sepertiga sampai setengahnya oleh ritel modern sangat rawan mendatangkan potensi biaya ekonomi, sosial, dan politik yang tinggi. Di Indonesia, pangsa pasar dan kinerja usaha pasar tradisional menurun, sementara pada saat yang sama pasar modern mengalami peningkatan. Namun secara kuantitatif, tidak terbukti adanya pengaruh yang nyata. Penurunan pasar tradisional lebih diakibatkan oleh faktor internal yang mengakibatkan kurangnya daya saing dibanding pasar modern, yang diantaranya menyangkut kinerja: aset, omset, perputaran barang dagangan, dan marjin harga. Pemilikan kekayaan (aset) stagnan. Analisis data sekunder menunjukkan bahwa setiap tambahan jumlah pasar modern (supermarket) belum bersifat menurunkan jumlah pasar tradisional (toko atau warung). Hal ini menunjukkan bahwa pasar modern dan pasar tradisional sama-sama berkembang dan bersifat "complementary" satu sama lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kontribusi terhadap PDRB non migas lebih besar pasar tradisional (toko atau warung) dibandingkan pasar modern (supermarket). Namun, kondisi yang sebaliknya terjadi, bahwa pasar modern (supermarket) di wilayah propinsi, dalam hal ini perkotaan, mempunyai kontribusi yang lebih besar terhadap penerimaan APBD dibandingkan dengan wilayah kotamadya/ kabupaten. Sebaliknya, pasar tradisional mempunyai keunggulan non ekonomi dari sudut pandang kepentingan ekonomi makro, yaitu penyediaan pilihan kesempatan usaha, penyediaan lapangan kerja, dan kontribusi output, meskipun pilihan-pilihan tersebut dapat berbenturan dengan kepentingan-kepentingan pemda untuk meningkatkan perolehan PAD.


Ketersediaan
2024-1795380.05 Ind bPerpustakaan DiplomasiTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
380.05 Ind b
Penerbit
Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Perdagangan, Departemen Perdagangan., 2008
Deskripsi Fisik
124 halaman : ilustrasi ; 22 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
1979-9187
Klasifikasi
380.05
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. II, No. 01 Th. 2008
Subjek
Perdagangan
Buletin ilmiah
Pasar modern
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Badan Penelitian dan Pengembangan Perdagangan Departemen Perdagangan Republik Indonesia
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri
  • Layanan
  • Buku Tamu
  • Tautan Terkait

Tentang Kami

Perpustakaan Kementerian Luar Negeri melayani kebutuhan informasi para pegawai Kemlu khususnya peserta diklat, dan juga memberikan beberapa layanan kepada masyarakat umum.
 

Perpustakaan berperan sebagai pusat penyimpanan
dan pelestarian dokumen terkait penyelenggaraan
hubungan luar negeri Indonesia dan diplomasi Indonesia.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik