Text
Gejolak reformasi menolak anarki: Kontroversi seputar aksi mahasiswa menuntut reformasi politik orde baru
Buku dalam genggaman Anda ini berisi hasil wawancara dan opini yang terekam dalam media yang mengomentari secara kritis gejolak mahasiswa selama 1998. Para kontributor tulisan yang notabene para intelektual, akademisi, politisi atau pun para pengamat yang terlibat mengomentari latar belakang, konteks sosial-budaya-politik yang membangkitkan kesadaran moral gerakan mahasiswa. Ada yang melihat titik-tengkar antara aksi mahasiswa sebagai gerakan moral dan politik praktis. Seperti yang disajikan pada Bagian Pertama bunga rampai ini. Bagian Kedua diketengahkan kembali peristiwa yang cukup krusial yakni soal dialog mahasiswa-pemerintah-ABRI. Bagian Ketiga secara khusus mengomentari aksi mahasiswa dalam kaitannya dengan tuntutan reformasi sebagai kata kunci yang menjadi semboyan seluruh perjuangan mahasiswa dan anggota masyarakat yang menangkap denyut nadi kaum muda ini. Bagian Keempat, yang menutup 'risalah suara Angkatan 98' ini, yang barangkali bisa dianggap sebagai klimaks seluruh rangkaian demonstrasi yang digelar secara maraton hampir di seluruh kampus di tanah air-baik negeri maupun swasta, Jawa dan luar Jawa, besar dan kecil adalah apa yang kemudian dikenal sebagai "Tragedi 12 Mei" di Kampus Trisakti yang merenggut nyawa empat mahasiswa. Sebuah simbol tragedi di kampus republik yang menyayat.
| 2024-1512 | 361.24 Mal g | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
| 2024-1513 | 361.24 Mal g | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain