Text
Jaringan masyarakat China
Masalah penyebaran orang-orang keturunan etnis Cina di penjuru dunia, sebenarnya bukan barang baru. Fenomena ini kemudian kembali mendapat sorotan tajam ketika dihubungkan oleh sinyalemen bahwa tersebarnya orang-orang Cina itu bukan terjadi semata-mata secara alamiah, tetapi secara tidak langsung, sudah sejak lama memang sengaja direkayasa oleh pemerintahan Cina.
Republik Rakyat Cina (RRC) yang menganut sistem kewarganegaraan asal keturunan, di mana pengakuan status kewarganegaraannya otomatis didasarkan atas keturunan, dapat dinilai sebagai langkah strategis yang ditanamakan untuk memberikan keuntungan ganda. Sehingga secara simultan, orang-orang Cina yang sengaja tersebar ke pelosok dunia itu, dan kemudian setelah hidup beranak cucu di negara setempat, merupakan aset dan "agen" pembangunan ekonomi bagi negara RRC. Sewaktu-waktu mereka ditawari untuk kembali ke tanah lelulur dengan membawa modal untuk ditanam di sana. Atau boleh jadi mereka merupakan partner-partner usaha yang memperlancar proses penyebaran hasil produksi RRC, ekspor barang-barang RRC, ke seluruh penjuru negara-negara di dunia, di mana orang-orang Cina berkenan sebagai pelaku importir, di masing-masing negara mereka tinggal.
Apabila sinyalemen tersebut benar, maka sesungguhnya "dunia" telah berada dalam genggaman orang-orang Cina, baik secara politis maupun ekonomis. Jalur-jalur perekonomian dunia, sebenarnya telah makin dikuasai oleh RRC melalui aset yang ditanam atas orang-orang peranakan yang tersebar luas itu.
Fenomena tersebut, melalui buku ini ingin mencoba dikuak atas segala hal ikhwal yang menyangkut aktivitas orang- orang Cina, khususnya dalam kehidupan di Indonesia. Dengan maksud bahwa kehidupan orang-orang Cina di Indonesia adalah suatu realitas, bisa dianggap sebagai persoalan, tetapi juga bisa dianggap sama sekali bukan persoalan.
| 2024-0397 | 323.63 Nav j | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
| 2024-0398 | 323.63 Nav j | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain