Text
The Free and the unfree: A New history of the United States
Although European expansion was the driving force that first opened up the frontier land called America, the growth of the new nation would be forged over the centuries by the diverse peoples who struggled to make it their home. But not everyone who made a home in the country was accepted as an American. When the democratic, humanitarian principles were retested by the native Americans, blacks, immigrants, religious minorities, and women, these principles were too often found wanting. "The Free and the Unfree" documents the dynamic relationship between these outgroups and the power-holders as it weaves in a broad tapestry the threads of social, cultural, political and economic developments of a vigorous nation. The book conveys with a keen sense of participation, the unfolding of the United States through four historical eras.
Meskipun ekspansi Eropa adalah kekuatan pendorong yang pertama kali membuka tanah perbatasan yang disebut Amerika, pertumbuhan negara baru ini akan ditempa selama berabad-abad oleh beragam orang yang berjuang untuk menjadikannya rumah mereka. Namun, tidak semua orang yang menetap di negara ini diterima sebagai orang Amerika. Ketika prinsip-prinsip demokratis dan kemanusiaan diuji kembali oleh penduduk asli Amerika, orang kulit hitam, imigran, minoritas agama, dan wanita, prinsip-prinsip ini sering kali tidak dapat diterima. "The Free and the Unfree" mendokumentasikan hubungan dinamis antara kelompok-kelompok ini dan para pemegang kekuasaan yang terjalin dalam permadani yang luas dalam perkembangan sosial, budaya, politik, dan ekonomi sebuah bangsa yang kuat. Buku ini menyampaikan dengan rasa partisipasi yang tajam, perkembangan Amerika Serikat melalui empat era sejarah.
| PMKAA03314 | 973 CAR f | Museum KAA (USA) | Tersedia |
| PMKAA03315 | 973 CAR f | Museum KAA (USA) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain