Text
Catatan Pinggir 7
Selepas jadi pemimpin redaksi majalah tempo dua periode (1971-1993 dan 1998-1999), Goenawan nyaris jadi apa yang pernah ia tulis dalam sebuah esainya: transit lounger. Seorang yang berkeliling dari satu negara ke negara lain: mengajar, berceramah, menulis. Seorang yang berpindah dari satu tempat penantian ke tempat penantian berikutnya, tapi akhirnya hanya punya sebuah Indonesia. Seperti ditulisnya dalam sebuah sajaknya: "Barangkali memang ada sebuah negeri yang ingin kita lepaskan tapi tak kunjung datang".
| 2021-000146 | 089.99221 Moh c | Perpustakaan Diplomasi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain