Text
Hubungan Indonesia-Belanda Periode 1945-1950 Jilid III
Jilid III dari penelitian ini melanjutkan penyelidikan mendalam tentang hubungan antara Indonesia dan Belanda selama periode krusial 1945-1950. Dalam jilid ini, penelitian memfokuskan pada perkembangan lanjutan dalam diplomasi, perang bersenjata, dan perubahan politik yang terjadi antara kedua negara. Salah satu sorotan utama dalam Jilid III adalah dampak perundingan di Konferensi Meja Bundar (KMB) terhadap dinamika hubungan Indonesia-Belanda. Bagaimana perjanjian politik yang dicapai atau kesulitan dalam mencapai kesepakatan memengaruhi perkembangan selanjutnya dari konflik ini menjadi fokus penelitian. ilid ini juga mempertimbangkan perubahan penting dalam taktik dan strategi yang diadopsi oleh kedua belah pihak dalam konflik bersenjata, serta bagaimana perang tersebut memengaruhi masyarakat Indonesia secara sosial, ekonomi, dan politik. Dalam konteks internasional, Jilid III juga mendalami peran negara-negara lain, organisasi internasional, dan aktor internasional dalam membentuk arah hubungan Indonesia-Belanda. Hal ini mencakup pengaruh Amerika Serikat, PBB, dan negara-negara lain dalam menentukan masa depan Indonesia. Terakhir, Jilid III berusaha untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peran pemimpin-pemimpin nasional seperti Soekarno, Hatta, dan pemimpin Belanda dalam proses perundingan dan konflik ini.
| KEMLU 0548-2009 | 327.95989492 Suw h | Perpustakaan Diplomasi (MoFA-Personal Work) | Tersedia |
| KEMLU 1718-2005 | 327.95989492 Suw h | Perpustakaan Diplomasi (MoFA-Personal Work) | Tersedia |
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Hubungan Indonesia-Belanda Periode 1945-1950 Jilid II | Cetakan pertama | id |
| Hubungan Indonesia-Belanda periode 1945-1950 jilid I | cetakan pertama | id |