Buku ini berupaya menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan suatu negara amat ditentukan oleh kemampuan mendiagnosis akar- akar persoalan sosial, ekonomi dan politik, untuk kemudian mengatasinya "tepat di jantung masalah ". Untuk itu diperlukan suatu kepemimpinan yang cerdas, determinatif dan visioner seperti yang diperagakan oleh Mahathir. Dengan merajut sintesa teoritis dan faktual secara ce…
Hubungan Indonesia-Cina sudah terjalin sejak tahun 1950, tetapi baru akhir-akhir ini menjadi erat. Kunjungan antar pemimpin semakin sering, volume perdagangan meningkat, begitu pula turisme. Ada kerja sama di bidang energi, juga di bidang militer. Puncaknya adalah ditandatanganinya "Kemitraan Strategis" pada April 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Hu Jintao.