This book is dedicated to the memory of Dr Titin Suwandi-Guciano (1962-1997), a loving partner and wonderful mother, a gifted economist and a true supportive friend whose spirit and enthusiasm underlined the relationship between the two countries.
Kisah tentang kisah hidup dan pengalaman berharga sang diplomat H. Imrad Idris selama menjalani kariernya, mulai dari awal tugasnya di Negara Perancis, London, Kuala Lumpur, Rabat, Conakry, Saigon, hingga Budapest. Buku ini beliau tulis sendiri dengan penuturan yang rinci menceritakan jalan kehidupan yang telah beliau lampaui, dengan bahasa yang enak dibaca, diikuti dan diresapi.
Tulisan ini mencoba menjawab apakah suatu pengakuan terhadap pemberontak menimbulkan perubahan status dari kaum pemberontak dan bagaimana akibat hukum dari pengakuan terhadap pemberontak dalam konflik bersenjata.